Satu Tahun... (lebih beberapa hari ;)
Assalamu'alaikum
Ga kerasa ya... ternyata udah di Groningen selama satu tahun... lebih beberapa hari sih kalo diitung-itung ampe hari ini. Diri inipun kembali teringat masa-masa lalu yang telah lewat dan meninggalkan sesuatu di dalam lubuk hati ini.... dimana setahun yang lalu tepatnya tanggal 23 Maret 2007... mendaratlah pesawat dengan maskapai penerbangan dari Hongkong yang berpenumpangkan seseorang yang 'baik hati, lucu, ga sombong, rajin menabung (beneran ga ya??) dan ceria'
di bandara Schiphol jam 06 lewat 25... setelah pesawatnya sempet ngaret 15 menit dari waktu yang direncanakan
dan seseorang itu kemudian langsung menuju ke tempat pengambilan koper
n bergegas ke tempat penjualan tiket kereta api, melanjutkan perjalanan
ke Groningen... tempat untuk menimba ilmu
duh... bahasanya.. ga kuku banget hehehehhehehe
. Namun baru saja mendarat dan menapakkan kaki ke bumi Belanda ini... telah terjadi hal yang membuat seseorang yang "lucu" itu sedikit malu.... hal itu terjadi pada saat akan naik kereta api, ketika melangkahkan kaki menapaki tangga kereta... dengan kedua tangan penuh membawa dua koper... satu koper besar dan satu koper kecil... tanpa terduga... karena beratnya koper besar itu... terjatuhlah dia di atas tangga... dan dalam beberapa saat... terbengong-bengonglah orang-orang yang akan naik ke kereta itu (jahat banget ya... hanya ngliatin aja
)... namun kemudian ada seseorang yang berbaik hati mau membantu seseorang yang "lucu" itu untuk bangun... dan dengan muka yang memerah (mungkin kali ye... abis ga liat... apalagi ngaca... mana sempet
) bangkitlah seseorang yang "lucu" itu, kembali berusaha membawa kedua
koper ke atas kereta... Setelah berhasil.. terduduklah ia di atas koper
karena kereta api sudah penuh... hingga setelah dua jam setengah
sampailah ia di negeri Groningen, negeri yang asing. Demikian cerita
awal seseorang "lucu" tersebut terdampar di negeri yang terletak di daerah utara Belanda
.Groningen.... nama ini sebenernya... baru dikenal sejak pembimbing di Indonesia memberitahukan kalau ada posisi untuk sekolah lagi di tempat ini... kalau nggak... ya ntah bakalan kenal atau ga ya??
..
selain itu buat sekolah di Groningen bener-bener di luar pikiran...
malah ga sempet kepikiran bakalan sekolah di Belanda karena selama ini
hanya apply alias melamar
lanjutan sekolah di negara tetangga Belanda dan negara kepulauan di
belantara Eropa. Nah kalo yang negera kepulauan ini... sebenernya sih
udah ada jawaban... tapi ada beberapa hal yang menghambat dan dengan
terpaksa meminta penundaan ke pihak pembimbing dari negara ini namun
hal itu tak mungkin... sehingga dengan berat hati akhirnya memilih
Groningen sebagai tujuan dalam menuntut ilmu selanjutnya
hihihihihihihi......Setelah selama setahun di Groningen... banyak yang telah terjadi dari cucuran air mata, ketawa-ketiwi, senyam-senyum (tapi ga sendirian loh), terus perjalanan ke daerah lain (duh... ga keren amat istilahnya) sebagai kunjungan dalam mengenal kebudayaan lain (alasan yang ga banget hihihihihihi
) hingga perasan dan tetesan keringat yang tak terhitung lagi sudah berapa perasannya... (hiiii.....
).
Kemudian bertemu dengan makhluk-makhluk... eh salah... temen-temen dari
yang udah kenal hingga baru kenal... bahkan ada juga yang baru kenal
hari ini
(28
Maret 2008, red )... lalu mengalami yang namanya pergantian musim...
yang padahal kalo diitung-itung musim di Indonesia lebih banyak
dibandingkan musim di sini... coba aja... di sini mana pernah yang
adanya musim jambu, musim durian, musim mangga, musim-nya Cinta Laura,
musimnya sinetron agama, etc... ya ndak.. ya ndak hehehehehhe
juga mengalami maju ataupun mundurnya waktu... duh banyak deh... namun
semuanya tentunya memberikan pengalaman yang baru... tapi ada juga
rasanya ko sedang ngalamin deja-vu... Semua yang di Groningen... membuat rasa homesick
alias kangen rumah hanya sedikit... karena yang kangen hanya keluarga
di Indonesia dan makanannya (walo makanan di sini udah banyak juga
makanan Indonesia... tapi tetep... makanan buatan Mama... itu selalu
lebih dibandingkan dari yang lain.... hiks...hiks... jadi kangen Mama
)... selain itu, perasaan nyaman di sini... dengan sedikitnya polusi udara... sedikit lebih teraturnya suasana (karena tetep ada juga ngaret2nya... mungkin orang-orang Indonesia ngikutin dari sini sistem itu
)...
terus yang dulu kalo bersepeda mungkin hanya sekali atau dua kali tiap
satu ato dua bulan.. di sini menjadi makanan sehari-hari... dimana
selama 11 bulan bersepeda dari Housing
di Plutolaan ke kantor di Haren (gempor... gempor dah... walo untungnya
betis ga menjadi besar kaya mang-mang becak... maaf ya Mang...
dibawa-bawa betisnya hehehehhehe
) terus bersepeda diterpa hujan dan angin yang kadang tak bersahabat.... (emang
ga pernah sahabatan sih... kan belum kenalan hehehehehe). Pokoknya
bener-bener banyak deh... susah kalo harus ditulis semua... takut ga
cukup tempat 
Walau ini bukan pertama kalinya pisah dari orang tua, namun bisa juga sih dianggap bener-bener yang namanya mandiri... bener-bener mandiri... dari tetek bengek yang kecil hingga urusan yang gede diurus sendiri (dengan tentunya ada bantuan juga sih). Semua tentunya (insya 4JJ I) menjadi pelajaran yang berharga di kemudian hari... aaamiiinn... wah.. wah... niatnya mo nulis dengan gaya gaul... ko jadinya jadi gaya serius ya??? hehehehehe
biarin aja... suka-suka si penulis
so... semoga.. di setahun ke depan... segala urusan di sini terlebih
lagi untuk penelitian bisa berjalan lebih lancar dan sukses....
aaamiiiinnnn.

Keterangan:
Sebelah kiri, foto beberapa hari setelah sampai di Groningen (diambil di depan Nieuw Kerkhof)
Sebelah kanan, foto setelah beberapa hari lewat dari setahun di Groningen (diambil di depan rumah Snelliusstraat)
ada perbedaan ga ya??? 








